Teman ku yang aku sayangi. Meski tak sempat bibir ini mengucap langsung kepada mu, tetapi aku akan selalu mendukung mu. Biarlah angin yang bersemilir menyampaikan pesan tulus ku ini kepada mu. Selamat berjuang teman ku. Kadang Tuhan memberikan sebuah mutiara yang paling indah yang tersembunyi dalam bungkusan-bungkusan kesabaran dan kepedihan teman ku. Dia punya sebuah rancangan keindahan hidup untuk mu. Bersabarlah teman ku. Jalanilah dengan hati lapang dan pebuh keikhlasan. Mungkin dengan jalan ini, kamu akan tetap menjadi manusia terhormat selamanya. Jauh terjaga dari berbagai kenistaan dan keterpurukan. Lembran episode mu kali ini tentu akan berbeda dengan espisode-episode hidup mu yang lalu. Berbagai masalah dan konflik akan menyambut mu teman ku. Karena kita ketahui bersama teman ku, bahwa hidup itu tidak semanis kembang gula. Bahwa kehidupan itu bukan sesuatu yang hanya terdapat kebahagiaan di dalamnya.

Teman ku yang aku sayangi. Ternyata hidup itu lucu. Hidup menjawab diskusi kita tentang cinta. Semuanya dijawab dengan mengejutkan. Aku yang sering menceritakan kehidupan cinta ku yang kata orang terlalu kuno untuk dijalani di zaman modern ini kepada mu tersenyum kecil melihat apa yang ditunjukan oleh Sang Penguasa Alam ini. Kamu yang menganggap prinsip dan teori cinta ku terlalu tua sekarang malah mengambil apa yang telah aku rencanakan. Mendahului ku untuk mendapatkan seorang malaikat dunia pilihan Tuhan. Semoga malaikat itu akan menjaga mu dan menyayangi mu. Memberikan semua yang terbaik yang dia miliki untuk dipersembahkan kepada mu. Yang tidak terlewatkan, semoga dia tetap menjaga kobaran senyum mu yang manis.

Teman ku yang aku sayangi. Janganlah merendah karena hal ini. Kamu tidak akan menjadi seorang manusia rendahan karena ini teman ku. Kamu pemberani dan tangguh. Hanya orang yang memiliki jiwa lapang dan kesabaran yang berani mengambil jalan ini. Jalan yang telah kau ambil teman ku. Teman ku. Aku akan selalu mendukung mu. Selalu mendoakan mu dan selalu memberikan mu semangat meski hanya berperantarakan angin saja. Meski tak bisa kau dengar. Tapi aku harap, kau bisa merasakan semangat dari ku ini teman ku. Selamat jalan teman ku. Aku tunggu berita gembira dan cerita-cerita kebahagiaan dari mu kelak…