Segara Anakan, danau kecil di dataran pasir pulau sempu merupakan pantai berbahasakan keindahan dan bermajaskan natural serta berkiasan keagungan Tuhan. Itulah mengapa kami bersemangat dan berbondong- bondong menujung segara anak pulau sempu, yang memang tujuan untuk mendirikan perkemahan di danau segara anakan.

Setelah capek perjalanan di hutan pulau sempu, akhirnya kami tiba di Danau Segara Anakan sekitar pukul 16.00 . Tanpa menunggu matahari terbenam, alias malam, kami langsung mendirikan tenda untuk beristirahat sekaligus bermalam di bibir pantai Segara Anakan. Seluruh peralatan, bekal, dan keperluan lainnya kami kordinasikan  dan kami kumpulkan. Mau mandi ? mau berenang ? langsung saja menjeburkan diri ke danau ini…

Gambar di atas adalah botol air mineral isi 1,5 liter yang dikumpulkan jadi satu untuk keperluan makan,minum,dan MCK.

gambar di atas adalah kegiatan kami, yang sedang memasak mie dan tentunya secangkir kopi hangat, untuk menyambut malam yang dingin di danau Segara Anakan.

Lihatlah, betapa rasa senang dan bangga dari tim kami, sambil berfoto-foto di depan kamera. Selain itu, kami berasyik-asyikan main sepakbola di bibir danau Segara Anakan, sambil menunggu malam yang dingin tiba.

Pagi yang sangat cerah menantang kami untuk melanjutkan perjalanan. Setelah mandi,sholat,makan pagi kami lansung menancapkan tongkat- tongkat petualangan kami, untuk menyusuri kelima pantai di pulau sempu. Sebelum menuju cerita di link selanjutnya, kita lihat pemandangan di danau Segara Anakan berikut :

nah, di sebelah selatan danau ini, terdapat terowongan yang tembus langsung ke pantai selatan ( samudera hindia) dan terowongan ini yang mengisi air laut di danau Segara Anakan sehingga bisa terjadi pasang surut.

indah nan elok nan memukai memang!!!!